9 Kiper Terbaik Dalam Sejarah Piala Dunia

Piala Dunia sering berfokus pada pemain di luar lapangan – jika dijelaskan lebih spesifik lagi, pemain-pemain yang berhasil menciptakan gol serta peluang emas akan menjadi pemain paling disorot didalam turnamen akbar ini. Namun anda tidak bisa memenangkan trofi sepakbola yang paling didambakan tanpa orang yang menjaga garis pertahanan terakhir – kiper. Disini, saya akan menyebutkan 9 kiper terbaik dalam sejarah pertunjukkan sepakbola terbesar di dunia.

Tidak semua kiper yang saya sebut ini berhasil memenangkan trofi Jules Rimet, namun kehadiran mereka didalam daftar ini didasarkan pada perjalanan karir bagi negaranya dalam ajang Piala Dunia, dan banyak dari mereka yang dengan bangga membawa negaranya untuk masuk ke panggung turnamen tersebut. Oleh karena itu, kami akan fokus pada mereka yang telah mengumpulkan reputasi terbaik – entah itu di tingkat domestik maupun internasional.

Namun bagaimanapun juga, kiper-kiper ini telah membawa nama mereka menjadi legenda Piala Dunia dan tentunya sudah ada beberapa kiper muda yang berbakat di era ini. Inilah 9 kiper terbaik dalam sejarah Piala Dunia.

Oliver Kahn, Jerman

Oliver KahnKiper yang dikenal sebagai Der Titan ini tidak pernah mengangkat trofi Piala Dunia, namun penampilannya di ajang Piala Dunia 2002 (KorSel – Jepang) sangat luar biasa. Setelah berada didalam skuat yang masuk ke babak final di tahun 1994 dan 1998, Kahn akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bermain di timnas Jerman pada tahun 2002, dimana ia berdiri tegak dibawah mistar gawang dan hanya kebobolan 3 gol sebelum membawa Jerman ke panggung final. Namanya juga masuk ke dalam skuat Jerman di Piala Dunia taun 2006, tetapi ditempatkan sebagai lapis kedua – dibawah Jens Lehmann.

Gianluigi Buffon – Italia

Gianluigi BuffonReputasi Gianluigi Buffon sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa telah diakui. Bahkan sebelum namanya diakui di Piala Dunia, Gigi juga diakui sebagai salah satu kiper terbaik di level klubnya – Juventus. Gigi membuat sejarah di Piala Dunia 2006 dengan kebobolan 2 gol – satu gol bunuh diri dan satu gol dari pinalti Zidane – dan membuat 5 clean sheet dalam perjalanannya membantu Italia untuk memenangkan trofi Piala Dunia 2006.

Fabien Barthez – Prancis

Fabien BarthezLupakan tentang perjalanan buruk yang dilakukan tim Prancis pada ajang Piala Dunia 2002. Barthez pernah tampil gemilang dulu, ya dulu; saat ia hanya kebobolan 2 gol di final Piala Dunia tahun 1998 dimana tim Prancis memenangkan Piala Dunia pertamanya di kandang sendiri, sehingga membuka jalan baginya untuk diberi predikat sebagai kiper terbaik pada turnamen terakbar tersebut. Pada tahun 2006, Barthez dan Prancis berhasil menuju babak final dan harus menelan kekalahan saat adu pinalti dengan tim Italia.

Lev Yashin – Uni Soviet

Lev YashinIa memiliki reputasi sebagai kiper terbaik dalam sejarah sepakbola – meskipun tidak pernah mengangkat trofi yang paling didambakan oleh semua pemain – dan mendapatkan predikat sebagai kiper terbaik dalam turnamen Piala Dunia. Meskipun dia pernah mencoba menjadi penjaga gawang dalam permainan Hockey pada tahun-tahun sebelumnya di klub lamanya – Dynamo Moscow, rupanya dunia sepakbola lebih membutuhkannya: Dia dinobatkan sebagai kiper terbaik abad ke-20 leh IFFHS, dia adalah satu-satunya kiper yang namanya masuk ke dalam Pemain Terbaik Eropa pada tahun 1963, namanya masuk ke dalam daftar FIFA Dream Team dari semua ajang Piala Dunia sampai tahun 2002.

Dino Zoff – Italia

Dino ZoffMeskipun ia bermain di level internasional dari akhir tahun 1960-an hingga diawal tahun 1980-an, kiper asal Italia yang satu ini, Dino Zoff masih memiliki catatan waktu yang lama tanpa kebobolan gol dalam pertandingan di level internasional selama 1.142 menit. Ia pernah memenangkan 6 scudetto bersama Juventus di level klub, Zoff juga pernah meraih 4 trofi Piala Dunia bersama Italia, memenangkan semuanya pada tahun 1982 sebagai kapten tim – diusianya yang mencapai 40 tahun. Dia menorehkan 5 clean sheet dalam sejarahnya di Piala Dunia, dan setelah pensiun, ia mengelola timnas Italia untuk sementara waktu diantara tahun 1998 hingga 2000.

Sepp Maier – Jerman Barat

Sepp MaierDikenal dengan refleknya yang cepat, Sepp Maier bermain sebagai kiper pilihan utama untuk tim Jerman Barat pada tahun 1970 – 4 tahun sebelum memenangkan trofi terbesar pada tahun 1974 di tanah sendiri. Bermain di tim Jerman Barat yang juga memiliki pemain-pemain terbaik dieranya seperti Franz Beckenbauer, Gerd Muller, dan Berti Vogts; penampilan Maier di final tahun itu membuatnya hanya kebobolan 4 gol dan berujung pada kemenangan Belanda dengan skor 2-1 yang menampilkan aksi Johan Neeskens serta Johan Cruyff. Dia bermain di satu ajang Piala DUnia untuk Die Mannschaft pada tahun 1978, namun Maier tidak akan bisa memimpin Jerman Barat melewati babak kedua dalam turnamen besar tersebut.

Gilmar – Brazil

GilmarMeskipun dia dikenal oleh sejumlah orang sebagai “kiper tim Pele”, Gilmar (lahir dengan nama Gylmar dos Santos Neves) adalah kiper utama saat Brazil memenangkan Piala Dunia pada tahun 1958 dan 1962, dan memiliki hak sebagai satu-satunya kiper yang telah memenangkan trofi dalam dua turnamen. Ia paling dikenal karena bermain untuk 2 klub sepakbola di Brazil yaitu Corinthians dan Santos, Gilmar juga bermain untuk timnas Brazil di Piala Dunia 1958 sampai 1966, mencatatkan 7 clean sheet dalam kinerjanya. Dia pensiun pada tahun 1969.

Gordon Banks – Inggris

Gordon BanksDiperdebatkan sebagai kiper terbaik di Inggris melalui karirnya, prestasi terbesar Gordon Banks dalam level internasional terjadi di Piala Dunia yang diraih Inggris pada tahun 1966. Dinobatkan sebagai kiper terbaik kedua di abad ini oleh IFFHS, Banks terkenal di Inggris selama sisa hidupnya. Diluar Leicester City dan Stoke City (klub yang pernah dibelanya), ia membantu Inggris untuk mendapatkan trofi Jules Rimet pertama dan satu-satunya. Banks juga pernah menginjakkan kakinya di Piala Dunia 1970 di Meksiko, tetapi ia sudah tidak bermain saat Inggris takluk dari Jerman Barat di perempatan final – tim yang sama yang mereka kalahkan dalam 4 tahun sebelumnya.

Iker Casillas – Spanyol

Iker CasillasIker Casillas masih akan menjadi kiper yang diandalkan di Spanyol, setidaknya hingga hari ini. Ia membawa era kejayaan sepakbola Spanyol dengan mendapatkan trofi Kejuaraan Eropa sebanyak 2 kali dan satu trofi Piala Dunia di Afrika Selatan pada tahun 2010. Casillas pertama kali mendapatkan pengalamannya di Piala Dunia dengan menggantikan posisi Santiago Canizares saat ia cedera dan menjadi kiper pilihan utama Spanyol di tahun 2002, dan ikut lagi di ajang Piala Dunia 2006. Pada tahun 2010, Casillas menorehkan catatan 5 clean sheet dengan kebobolan dua kali di seluruh turnamen dan membuatnya mendapatkan penghargaan Golden Glove Award serta piala Jules Rimet. Dengan tampil sebanyak 153 caps untuk Spanyol, Casillas akan tetap dikenal sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa.

Sebentar lagi piala dunia, untuk mendukung team anda dalam mencari juara dunia, pastikan keeper yang anda dukung negaranya tangguh. Jangan sampai anda malah kalah dalam taruhan judi piala dunia cuma gara-gara kecerobohan dari keeper.

Mendukung negara kesayangan anda dalam taruhan judi dapat dilakukan melalui SBOBET. Pelajarilah cara daftar judi bola online terpercaya memalui ini. Jika sudah mendapatkan ID, silahkan pelajari bagaimana cara memainkan judi di SBOBET.

Sambil menunggu pertandingan bola yang anda ingin tonton disiarkan oleh TV, jika bosan boleh mencoba jenis permainan judi lainnya seperti adu taruhan judi ayam jago, casino (baccarat, roulette, sic bo dadu), atau game lainnya seperti poker.